Arrow
 1.       Konsep Dasar Model Entity Relationship

           Model Entity Relationship diperkenalkan pertama kali oleh P.P. Chen pada tahun 1976. Model ini     dirancang untuk menggambarkan persepsi dari pemakai dan berisi obyek-obyek dasar yang disebut entity dan hubungan antar entity-entity tersebut yang disebut relationship. Pada model ER ini semesta data yang ada dalam dunia nyata ditransformasikan dengan memanfaatkan perangkat konseptual menjadik sebuah diagram, yaitu diagram ER ( Entity Relationship)


          Diagram Entity-Relationship melengkapi penggambaran grafik dari struktur logika . Dengan kata lain Diagram E-R menggambarkan arti dari aspek data seperti bagaimana entity-entity, atribut-atribut dan relationship-relationship disajikan. Sebelum membuat Diagram E-R , tentunya kita harus memahami betul data yang diperlukan dan ruang lingkupnya. Di dalam pembuatan diagram E-R perlu diperhatikan penentuan sesuatu konsep apakah merupakan suatu entity, atribut atau relationship.

  2.      Tipe Entity

           Entity adalah obyek yang dapat dibedakan dengan yang lain dalam dunia nyata. Entity dapat berupa obyek secara fisik seperti orang, rumah, atau kendaraan. Entity dapat pula berupa obyek secara konsep seperti pekerjaan , perusahaan, dan sebagainya.

          Tipe entity merupakan sekumpulan obyek dalam dunia nyata yang mempunyai properti yang sama atau berasal dari entity yang sejenis. Terdapat dua tipe Entity, Entity Kuat dan Entity Lemah. Entity kuat adalah entity yang keberadaanya tidak tergantung pada entity lain, misalkan tipe entity pegawai atau cabang. Sedangkan Entity Lemah keberadaanya tergantung pada entity lain, misalkan tipe entity tanggungan, dimana keberadaannya tergantung dari pegawai .

          Entity disajikan dalam bentuk persegi panjang, entity kuat disajikan dengan perseg panjang dengan satu garis, sedangkan entity lemah disajikan dengan persegi panjang dobel .

 3.        Atribut

           Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Nilai Atribut merupakan suatu data aktual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship. Atribut digambarkan dalam bentuk oval.
Jenis-jenis atribut :
  •  Key
           Atribut yang digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik.
  •  Atribut Simple

           Atribut yang bernilai tunggal.

  •  Atribut Multivalue

           Atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity.





  • Atribut Composite
          Suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu.



  • Atribut Derivatif
          Suatu atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain.


4.       Relationship

          Atribut adalah karakteristik dari entity atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Nilai Atribut merupakan suatu data aktual atau informasi yang disimpan pada suatu atribut di dalam suatu entity atau relationship. Atribut digambarkan dalam bentuk oval.
Jenis-jenis atribut :





5.         Derajat dari relationship

            Derajat dari relationshp menjelaskan jumlah entity yang berpartisipasi dalam suatu relationship. Terdapat tiga jenis derajat dari relationship, unary degree (derajat satu), binary degree (derajat dua) dan ternary degree (derajat tiga).






5.         Cardinality Ratio Constraint

            Cardinality ratio contraint merupakan menjelaskan batasan jumlah keterhubungan satu entity dengan entity lainnya. Terdapat tiga Jenis cardinality ratio contraints, satu pada satu (1:1), satu pada banyak (1:N/ N:1) dan banyak pada banyak (M:N).






6.       Participation Constraint


          Participation constraint merupakan batasan yang menjelaskan apakah keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannya dengan entity lain .Terdapat 2 macam participation constraint , total participation contraints dan partial participation constraints

  • Total Participation
          Keberadaan suatu entity tergantung pada hubungannya dengan entity lain.




  • Partial Participation
          Keberadaan suatu entity tidak tergantung pada hubungannya dengan entity lain.




  • Weak entity
         Weak Entity adalah suatu Entity dimana keberadaan dari entity tersebut tergantung dari keberadaan           entity lain. Entity yang merupakan induknya disebut Identifying Owner dan relationshipnya disebut             Identifying Relationship. Weak Entity selalu mempunyai Total Participation constraint dengan                     Identifying Owner.


Cara Penggambaran ERD




Kali ini saya mempersembahkan pada seluruh masyarakat dunia cyber yang ingin menjalin hubungan dengan sebuah komputer. Yaitu sebuah ebook dasar pemrograman database MySQL, di sini saya menerangkan dan menjelaskan tentang teknik pemrograman database. Untuk itulah anda yang masih baru-barunya menjadi seorang programmer, anda harus menguasai pemrograman database. Dalam hal ini kita akan mempelajari nya dengan saksama sekaligus. Menyenangkan mungkin yang ini saya sampaikan mengenai pemrogramana database, ini akan membuat otak anda sedikit berputar.


Baiklah, jika anda gak sabar untuk memahami ini semua, silahkan download modul pemrograman database yang sudah di convert di file PDF dan di bungkus ole file ZIP

Database Management System Tutorial

Artikel Sumber
: Feddy@SimpleBlog.Info
Hirarki Data Tradisional :
  1. Elemen data / Field : suatu elemen data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi.
  2. Record : gabungan sebuah elemen data yang terkait.
  3. File : himpunan seluruh record yang berhubungan.
Aktifitas Manajemen Data :
  1. Pengumpulan data ; data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat pada sebuah form yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input.
  2. Integritas dan Pengujian ; data diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasi data tersebut.
  3. Penyimpanan data dan pemeliharaan.
  4. Keamanan data.
  5. Organisasi data ; data disusun sedemikian untuk memenuhi kebutuhan user.
  6. Pengambilan data ; data dibuat agar dapat digunakan oleh user yang berhak.
Dua jenis Penyimpanan Sekunder :
  • Penyimpanan Berurutan / Sequential Access Storage Device (SASD) ;
    Media penyimpan untuk mengisikan record yang diatur dalam susunan tertentu. Data pertama harus diproses pertama kali, data kedua diproses kedua kali, dst.
  • Penyimpanan Akses Langsung / Direct Access Storage Device (DASD) ;
    Mekanisme baca atau tulis yang diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urut. Komputer mikro memiliki disk drive dan hard disk.
Cara Mengolah Data :
  • Pengolahan Batch ;
    Mengumpulkan data terlebih dahulu kemudian diproses sekaligus.
  • Pengolahan On – Line ;
    Setiap data yang diinput langsung didapat output atau hasilnya.
  • Sistem Real Time ;
    Sama seperti pengolahan On – Line, hanya saja data yang ada di update sesuai dengan perubahan waktu.
KONSEP DATABASE
Database : Kumpulan data-data yang terpadu yang disusun dan disimpan dalam suatu cara sehingga memudahkan untuk dipanggil kembali.
Database Manajemen System ;
Suatu program komputer yang digunakan untuk memasukkan,mengubah,menghapus,memanipulasi dan memeperoleh data / informasi dengan praktis dan efisien.
Komponen Utama DBMS :
  • Hardware ; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan database.
  • Data.
  • User , dapat diklasifikasikan menjadi :
    • End User ;
      • Pengguna aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
      • Pengguna interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
    • Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
    • Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
  • Software, sebagai interface antara user dan database.
Perintah yang digunakan untuk mengelola dan mengorganisasikan data :
  • Data Definition Language ;
Perintah yang biasa digunakan oleh DBA untuk mendefinisikan skema ke DBMS.
Skema : deskripsi lengkap tentang struktur field, record dan hubungan data pada database.
Hal yang perlu dijabarkan dalam DBMS :
  • Nama database.
  • Nama file pada database.
  • Nama field dan record.
  • Deskripsi file, record dan field.
DDL juga digunakan untuk menciptakan, mengubah dan menghapus database.
Yang termasuk dalam kelompok DDL :
    • CREATE ; membuat table.
    • ALTER ; mengubah struktur table.
    • DROP ; menghapus table.
  • Data Manipulation Language ;
Perintah yang digunakan untuk mengubah, memanipulasi dan mengambil data pada database.
DML dibagi menjadi 2 :
  1. Prosedural ; menuntut user menentukan data apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkannya.
  2. Non Prosedural ; menuntut user menentukan data apa saja yang diperlukan tetapi tidak perlu menyebutkan cara mendapatkannya.
Perintah yang termasuk dalam DML :
  • SELECT ; memilih data.
  • INSERT ; menambah data.
  • DELETE ; menghapus data.
  • UPDATE ; mengubah data.
Tugas – tugas Database Administrator :
  1. Perencanaan database.
  2. Penerapan database.
  3. Operasi Database.
  4. Keamanan Database.
Keuntungan Database Manajemen System :
  1. Mengurangi pengulangan data.
  2. Independensi data.
  3. Memadukan data dari beberapa file.
  4. Memanggil data dan informasi secara tepat.
  5. Meningkatkan keamanan.
Kerugian Database Manajemen System :
  1. Menggunakan software yang mahal.
  2. Menggunakan konfiguarsi hardware yang besar.
  3. Memperkerjakan dan menggaji Staf DBA yang relatif mahal.

Pengunjung

Daftar Isi

.

Followers